Petani Milenial Afip Amrizal Basri, Modal Tanaman Hias Rp400 Ribu, Omzet Rp40 Juta

  • Bagikan
Foto Radar Solo

WartaTani.co – Afip Amrizal Basri menjadi contoh anak muda sukses menekuni bisnis di bidang pertanian. Dengan modal kecil, pemuda berusia 25 tahun itu kini mulai memetik hasil.

Dilansir dari Radar Solo pemuda sukses ini memulai usaha tanaman hias dengan modal Rp 400 ribu untuk membeli tanaman kaktus. Saat ini bisnis Afip sudah beromzet puluhan juta.

Afip fokuskan penjualan secara online melalui media sosial. Tapi tetap saja ada pembeli yang ingin datang langsung. Mereka lebih puas ketika bisa melihat langsung tanaman yang akan dibeli.

Saat masa pandemi Covid-19 kali ini penjualan tanamannya malah meningkat drastis. Dari awalnya memperoleh pendapatan Rp 200 ribu per bulan kini sudah Rp 40 juta per bulan.

Apa yang diraih oleh Afip tidak datang tiba-tiba begitu saja. Apalagi latar belakang pendidikannya teknik informatika tapi dia justru terjun menjadi penjual tanaman hias.

Kecintaanya pada tanaman hias muncul ketika Afip terlibat dalam pengelolaan taman di desanya yakni Bono Park.

“Saat itu ada pengunjung yang datang ingin membeli bibit celosia dengan tinggi sekitar 10-15 cm. Saat itu laku dengan harga Rp 3.000. Saya heran, ukuran tanaman kecil seperti itu saja laku, dari situ jiwa dagang saya muncul,” ujar Afip.

Lambat laun popularitas Bono Park yang awalnya dikelola oleh anak muda dan mendapatkan dukungan dari pemerintah desa itu meredup. Hal itu menjadi awal Afip memulai usaha tanaman hias secara mandiri sejak 2019.

Memanfaatkan lahan yang berada di samping rumahnya dia sulap menjadi bangunan green house yang sederhana. Bahkan setengah dari total luasan 300 meter persegi itu masih menyewa lahan milik warga lain.

Berita Terkait  Cetak Ribuan Wirausaha Pertanian Milenial, Kementan Gencarkan PWMP

Dia berani untuk memulai usaha itu berkaca dari peluang usaha jual beli tanaman hias saat mengelola taman desa tersebut.

“Saya masih ingat dulu cuma modal Rp 400 ribu dengan satu meja. Saya belikan tanaman kaktus lalu putar lagi uangnya buat modal lagi. Apalagi selama pandemi mengalami pengingkatan berkali-kali lipat hingga omset Rp 40 juta per bulan itu,” ucap pria kelahiran Klaten, 4 Januari 1997 ini.

Ada pun harga tanaman hias yang dijual Afip mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 1 Juta per tanaman. Saat ini dia telah melayani pemesanan untuk wilayah Klaten hingga kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Dia pun menargetkan ke depannya bisa melayani seluruh penggemar tanaman hias di Indonesia.

Saat ini untuk penjualannya masih mengandalkan instagram, WhatsApp (WA) dan kedatangan pembeli ke green house-nya. Ke depan hendak merambah ke e-commerce, tetapi hendak menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terlebih dahulu. Harapannya dengan pengembangan itu bisa meningkatkan penjualannya.

“Mengingat saya juga lulusan dari teknik informatika maka itu saya ingin memanfaatkan ilmunya dalam strategi penjualan tanaman hias ini. Termasuk merekrut SDM lagi dengan memberikan pelatihan terlebih dahulu tentunya,” ujar dia.

  • Bagikan