READSI Terus Meningkatkan SDM Berkualitas Melalui Pelatihan Penyegaran Penyuluh Pertanian

  • Bagikan

WartaTani.co – Dinas Tanaman Pangan , Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku menyelenggarakan pelatihan penyegaran penyuluh pertanian pendamping READSI Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling -Up Initatiative ( Teknis Agribisnis Tanaman Padi) Angkatan IV, V dan VI, yang dilaksanakan DI Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku tanggal 21- 27 Oktober 2021 yang diikuti oleh 54 penyuluh pendamping di masing-masing di Wilayah READSI yang berasal dari Kabupaten Luwu, Luwu Utara dan Luwu timur.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para penyuluh pertanian dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di lokasi Program READSI

Pelatihan ini resmi dibuka oleh Kepala Balai Besar Pelatihan pertanian Batangkaluku ( Dr. Sabir ,S.Pt M.Si) dan turut pula hadir Sekretaris Dinas Pertanian kabupaten Luwu ( drh. Jumardin), Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur ( Sumariyanto , SP) , Kasubag Tata Usaha UPT Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian ( Ashari , SP) dan seluruh peserta pelatihan.

Dalam arahannya , Sabir menyampaikan otak petani ada pada penyuluh pertanian, Penyuluh sebagai pengawal dan pendamping petani harus selalu update terhadap ilmu pengetahuan yang terbaru sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.

Penyuluh pertanian perlu disegarkan kembali karena tugas penyuluh untuk menfasilitasi petani dalam mengidentifikasi komoditas yang akan diprioritaskan, penguatan kelompok tani, pembelajaran bagi petani dan pelaporan, oleh sebab itu untuk menjalakan tugas tersebut , penyuluh harus memiliki kualitas sumber daya yang handal, memiliki kemandirian dalam bekerja, professional berwawasan global.

Lebih lanjut sabir menyampaikan , Untuk menjadi penyuluh yang sukses , penyuluh harus memiliki semangat bekerja, focus, bekerja secara kolaboratif / bekerjsama dan Adaptif terhadap teknologi yang artinya penyuluh pertanian harus mengikuti perkembangan teknologi , yang akan diajarkan kepada pelaku utama, untuk meningkatkan produktivitas yang tentunya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Berita Terkait  Dalam Kondisi Apapun, Pertanian Tak Boleh Berhenti

Ciri Khas Pembangunan pertanian ditandai dengan peningkatan provitas , peningkatan kualitas dan Kontinuitas yang terjamin, karena sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian , yaitu menyediakan kebutuhan pangan bagi 273 juta jiwa yang setiap hari mengalami peningkatan , sementara lahan yang tersedia saat ini mengalami pengurangan , oleh karena itu untuk mengsiasati kondisi tersebut, Kita harus memiliki teknologi yang bisa mengdonkrak peningkatan produksi agar lahan yang terbatas dengan pertambahan penduduk yang semakin meningkat bisa terpenuhi pangannya , adanya dukungan dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan provitas , dan membantu petani melakukan usaha taninya , dan tentunya yang paling penting yaitu SDM Pertanian yang handal, memiliki kemandirian dan professional.

Diakhir Sambutannya , Sabir menegaskan agar kegiatan pelatihan ini berjalan lancar dan materi yang diterima betul –betul bisa meminimalisasi permasalahan yang dihadapi oleh penyuluh pendamping dilapangan dalam menjalankan program readsi.(Sur/Erna)

  • Bagikan