Balitbangtan Riset Kambing Perah Unggul untuk Produksi Susu Berkualitas

  • Bagikan

WartaTani.co – Permintaan susu kambing dari masyarakat memperlihatkan tren yang terus meningkat. Masyarakat memanfaatkan susu kambing baik sebagai sumber pangan bergizi berimbang dan juga untuk mengatasi masalah kesehatan atau terapi kesehatan (pengobatan).

Selain itu, meningkatnya tren tersebut memberi pengaruh positif pada berkembangnya usaha ternak kambing perah komersil.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendukung agribisnis peternakan kambing perah yang akan memberi keuntungan bagi pelaku usaha, sekaligus memenuhi permintaan masyarakat terhadap susu kambing berkualitas dengan melakukan riset untuk menghasilkan rumpun kambing perah unggul melalui persilangan.

Perkawinan silang dilakukan secara grading up antara kambing betina Sapera (50%PE, 50% Saanen) produksi Balai Penelitian Ternak (Balitnak) dengan jantan Saanen impor, yang menghasilkan kambing perah SaanPE (25%PE, 75%Saanen).

Melansir keterangan dari situs web Balitnak, Jumat (6/8/2021), program pemuliaan dilakukan dengan memperbanyak kambing betina SaanPE (G1) yang dilakukan seleksi keunggulan sifat produksi susu (dan kualitas susu) untuk mendapatkan calon indukan kemudian dikawinkan secara interse untuk memperoleh SaanPE G2.

Lebih lanjut dijelaskan, perkawinan dilakukan secara alami pada rasio satu jantan dengan 7-15 ekor betina. Sebelum perkawinan, terlebih dahulu dilakukan sinkronisasi birahi menerapkan sejumlah perlakuan hormonal. Tujuan sinkronisasi birahi adalah menyeragamkan status birahi banyak induk untuk dapat beranak dalam waktu bersamaan.

Populasi kambing perah yang tersedia untuk mendukung pembentukan kambing SaanPE unggul ini, meliputi: kambing Sapera (G2), Saanen (G1), dan SaanPE (G1). Target penelitian tahun ini (2021) adalah untuk memperbanyak populasi kambing SaanPE (G1) dan Saanen (G1) terutama pada betina untuk dilakukan seleksi individual pada sifat produksi susu.

Target akhir yang diharapkan adalah menghasilkan kambing SaanPE terseleksi (G4) yang memiliki sifat unggul produksi susu dan adaptif terhadap cekaman iklim tropis basah Indonesia. Diharapkan kambing SaanPE unggul ini nantinya dapat dibudidayakan oleh peternak dengan memiliki kemampuan efisiensi biologis yang baik dalam mengekspresikan keunggulan sifat produksi susu.

Berita Terkait  Benih Bermutu Jadi Kunci Utama Ungkit Daya Saing Komoditas Hortikultura
  • Bagikan