Peletak Dasar-dasar Pembibitan Ternak Itu Telah Tiada… Selamat Jalan drh. Adam Machdum

oleh
Penulis : M. Chairul Arifin

WartaTani.co – Satu persatu sejawat kita di WAG Pensiunan telah meninggalkan kita. Kali ini Bapak Drh. Adam Machdum, nama yg tak asing lagi bagi generasi sangat senior Ditjen Peternakan meninggal dunia dini hari hari Senin, 23 November 2020 dalam usia 81 tahun.

Almarhum kelahiran Sukabumi, 8 Desember 1938, berarti kurang sebulan lagi umurnya 82 tahun.

Sebagai salah satu generasi “lama” Ditjen Peternakan ditahun tahun 1983 an, almarhum mulai meniti karier di Ditjen Peternakan sebagai Kasubdit Produksi Mutu Bibit Ternak setelah sebelumnya bertugas di Dinas Peternakan Jawa Barat.

Lulusan Fakultas Kedokteran Hewan IPB, seangkatan dengan Drh. Daman Danuwijaya Dirjen Peternakan waktu itu.

Drh. Adam Machdum menggantikan posisi Drh. Jaman Zailani, yg diangkat jadi Sekertaris Ditjen Peternakan. Jadi sebenarnya Drh. Adam Machdum adalah salah satu peletak dasar² pembibitan ternak Indonesia bersama alm. Ir. Djaudin Simanjuntak.

Pada jamannya itu mulai digencarkan pelaksanaan Inseminasi Buatan, dengan infrastruktur pendukungnya baik sarana prasarana container, N2 cair, dan tenaga inseminator. Waktu itu mulailah pelaksanaan IB secara sistematis dengan membagi wilayah pelayanannya jadi tiga yaitu Wilayah Introduksi. Wilayah Pengembangan dan Wilayah Swadaya

Dra. Nellly MSI MM yg pernah menjadi stafnya beberapa tahun, mengatakan bahwa Drh. Adam Machdum itu pria yg sangat santun kepada para stafnya, walaupun ditengah kesibukannya mengurusi pelaksanan pernak pernik IB yg kadang kala sangat merepotkan . Sedangkan menurut Ir. Abubakar SE, MM mempunyai kenangan berkesan walaupun pak Abu bukan stafnya. Ceriteranya begini, kata p Abu.

” Waktu saya Kasie Transportasi Ternak di Dit. Barbang dulu, saya ditugaskan Ir. Djarsanto, direkturnya untuk membuat SNI Angkutan DOC dengan box dan moda angkutannya”, Karena SNI tersebut baru pertama kalinya dibuat, p Abu berusaha menghubungi pihak swasta untuk membuat modelnya. Jasa alm.

Drh. Adam Machdum dan alm. Drh. Rusli Sukirta dari Dit. BUT waktu itu sangat luar biasa sehingga p Abu yg hanya Kasie itu tampil percaya diri mempresentasikannya di Auditorium Kementan dihadapan para stakeholde karena didampingi oleh dua Kasubdit tersebut.

Dengan saya yg waktu itu masih di Dit. Kesehatan Hewan, saya mengenalnya sebagai sosok pria yg konsisten menekuni tugasnya untuk pembibitan ternak. Ir. Amie Rachmiati Juddawi dan pak Yuyun Juhana yg sekarang menjadi ketua RT di lingkungannya cukup dekat dengan almarhum.

Menurut p Jujun, almarhum berputra empat orang yg sudah mandiri dan tinggal ditempat terpencar. Almarhum sudah bolak balik ke berbagai rumah sakit dan menderita penyakit semacam allergi, gatal² disekujur tubuhnya dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS Pasar Rebo Jakarta.

Kediamannya terakhir di Komplek Perumahan Peternakan Komplek IFAD di Ciganjur Jakarta. Almarhum di makamkan langsung di Pemakaman Tapos Depok.

Kini, pak Adam Machdum telah menutup mata selama lamanya karena usia lanjutnya. Kita seluruh grup pensiunan berduka dan merasa kehilangan salah satu peletak dasar pembibitan ternak.

Pada jamannya dia dianggap sebagai salah satu perintis dunia pembibitan ternak Indonesia, selain Ir. Djaudin Simanjuntak, Drh.Asmaun Siregar, Drh. Jaman Zailani, Ir. Erwin Soetirto dan Ir.Djarsanto.

Kepemimpinannya ini dilanjutkan akhirnya oleh Ir. Abubakar SE, MM, Ir. Ali Rachman MM, Dr. Drh. Syamsul Bachri MS , Dr. Ir. .Kusumo Dwiyanto, Dr. Ir. Surachman Suwardi M.P. Saat ini Direktur Bibit dan Produksi dijabat oleh Ir. Sugiono MP.

Selamat jalan pak Adam Machdum, senior, bapak dan kawan sahabat kami, menuju keabadian disisiNya. Semoga Khusnul khatimah. Alfatehah.

Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un

get_template_part( 'template-parts/content', 'page' );